Oleh: and1wijaya | November 28, 2009

AGAMA BANGSA ARAB SEBELUM DATANG ISLAM.

Mayoritas bangsa arab mengikut dakwah ismail as.yaitu tatkala beliau menyeru kepada agama bapanya,Ibrahim as yang intinya menyembah kepada allah,mengesa-Nya dan memeluk agama-Nya.waktu bergulir sekian lama ,hingga banyak mereka yang melalaikan ajaran yang pernah di sampaikan kepada mereka.sekalipun begitu masih ada sisa-sia tauhid dan beberapa syi’ar dari agama Ibrahim,hinga muncul amr bin luhay,pemimpin bani khuza’ah .dia tumbuh sebagai orang yang dikenal suka berbuat kebajikan,mengeluarkan sedekah danrespek terhadap masalah-masalah agama ,sehingga masyarakat mencintainya sampai-sampai mereka mengangap dia sebagai ulama besar dan wali yang disegani.kemudian dia mengadakan perjalanan ke syam.disana dia melihat penduduk syam menyembah berhala dan menganggap itu sebagai sesuatu hal yang baik dan benar.sebab menurutnya,syam adalah tempat para rasul dan kitab.maka dia pulang sambil membawa hubal dan meletakkanya di dalam ka’bah setelah itu ia mengajak penduduk mekkah untuk membuat persekutuan terhadap allah.orang-orang hijaz pun bnyak yang mengikuti penduduk mekkah,karna mereka dianggap sebagai ka’bah dan penduduk tanah suci .

A.Beberapa Macam BERHALA  yang disembah oleh bangsa arab

Berhala mereka yang terdahulu adalah Manat,yang ditempatkan di Musyallal di tepi laut

merah di dekat Qudaid.kemudian mereka membuat latta dan uzza di wady Nakhlah,inilah tiga

berhala yang paling besar,setelah itu kemusyrikan semakin merebak dan berhala-berhala yang

lebih kecil bertebaran di setiap tempat di Hijaz.di kisahkan bahwa Amr bin luhay memiliki

pembantu dari jenis jin.jin ini memberitahukan kepadanya bahwa berhala-berhala kaum Nuh

(Wud,Suwa’,Yaghust,Ya’uq dan Nasr)terpendam di Jeddah.Maka dia dating dan

mengangkatnya,lalu membawanya ke tihamah.Setelah tiba musim haji,dia menyerahkan

berhala-berhala tersebu kepada kabilah.sehingga berhala-berhala tersebut kembali ke tempat

asalnya masing-masing,sehingga di setiap kabilah dan rumah hampir pasti ada berhalanya.

Mereka juga memenuhu Al-masjidil-Haramdengan berbagai macam berhala dan patung.tatkala

Rasulallah SAW menakklukan mekkah,di sekitar Ka’bah ada tiga ratus enam puluh

berhala.Beliau menghancurkan berhala-berhala itu hinnga runtuh semua dan membakarnya.

B.Tradisa dan Upacara Penyembahan BERHALA

Di antara upacara penyembahan berhala yang mereka lakukan adalah :

  1. Mereka mengelilingi berhala dan mendatanginya.berkomat-kamit dihadapannya,meminta pertolongan tatkala menghadapi kesulitan,beroa untuk memenuhi kebutuhan,dengan keyakinan berhala-berhala tersebut bisa memberikan syafa’at di sisi Allah dan mewujudkan apa yang mereka kehendaki.
  2. Mereka menunaikan haji dan thawaf di sekeliling berhala,merunduk dan sujud di hadapannya.
  3. 3. Mereka bertaqarub dengan menyajikan berbagai macam qorban,menyambelih hewan piaraan dan hewan qurban demi behala dan menyebut namanya.                                                                                                                                                                                                                       dua jenis  penym belihan ini telah di sebutkan oleh Allah SWT di dalam firmannya:    “…..dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala …….” ( Al-maidah:3) “……. Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya……….” (Al-an’am:121)
  4. 4. Jeni taqarrub yang lain,mereka mengkhususkan sebagian dari makanan dan minuman yang mereka pilih untuk di sajikan kepada berhala ,dan juga mengkhususkan bagian tertentu dari hasil panen dan binatang piaraan mereka.ada pula orang-orang tertentu yang mengkhususkan sebagian lain bagi Allah.yang pasti mereka mempunyai banyak sebab untuk memberikan sesaji kepada berhala yang tidak akan sampai kepada allah,sebagaimana firman Allah SWT:

وَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالأنْعَامِ نَصِيبًا فَقَالُوا هَذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَذَا لِشُرَكَائِنَا فَمَا كَانَ لِشُرَكَائِهِمْ فَلا يَصِلُ إِلَى اللَّهِ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَى شُرَكَائِهِمْ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ

Artinya:

Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bahagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka: “Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami”. Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.

(AL-AN’AM:136)

  1. Di antara jenis taqarrub yang mereka lakukan ialah dengan bernadzar menyajikan sebagian hasil tanaman dan ternak untuk berhala.

Responses

  1. [...] [9] Hadits Muttafaq ‘alaih dari hadits riwayat Aisyah r.a.. Lihat: Syarh Sunnah, karya al-Baghawi, dengan tahqiq Zuhair asy-Syawisy dan Syu’ aib al-Arnauth, 1/211, hadits no: 103. [...]

  2. salam kenal…

  3. kenapa agama sebelum agama islam tidak di katakan sebagai agama islam?? padahal ajaran yang trkandung di dalamnya itu sama.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: